Informasi Seminar

Entries from August 2008

POWERFUL COMMUNICATION SKILL : meningkatkan nilai jual diri, dengan mengembangkan kemampuan oral komunikasi

August 21, 2008 · Leave a Comment

Kamis, 18-09-2008 – Jum’at, 19-09-2008
Harris Hotel Tebel / The Park Lane Hotel Casablanca

: : BONUS ! ! FLASHDISK : :

Workshop Description :

Mengembangkan kemampuan berbicara efektif, sehingga dapat menyampaikan gagasan / pemikiran dengan singkat, padat, mudah dimengerti dan memenuhi tata krama / sopan.

Komunikasi merupakan kegiatan vital manusia dalam mengarungi hidup dan kehidupan, bahkan komunikasi memiliki porsi 80 % dari seluruh aktivitas manusia, baik dalam kehidupan informal (pergaulan sehari-hari) maupun kehidupan formal (berorganisasi). Keberhasilan seseorang dalam berinteraksi dengan lingkungannya sangat ditentukan oleh tingkat kemampuannya dalam berkomunikasi.

Objektif :

  1. Mampu menyampaikan gagasan / pemikiran / informasi dengan singkat, jelas dan mudah difahami.
  2. Mampu memilih dan memilah kata yang digunakannya dalam berbicara, sehingga memenuhi kaidah sopan santun, tata-krama dan etika.
  3. Terampil mengendalikan kecepatan (speed) dan intonasi suara, sehingga enak didengar dan dengan mudah dapat dicerna.
  4. Terampil mengendalikan diri dalam berbicara, sehingga semua yang diucapkannya dapat dikontrol oleh akal sehatnya.

Metode Pelatihan :

Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, simulasi dan praktek.

Outline :

  1. INTRODUCTION
    • Ice Breaking
    • Starting Point
  2. COMMUNICATION
    • Simulation
    • Feed back
    • Communication Concept
  3. RETORIKA
    • Simulation
    • Feed back
    • Technik Retorika
  4. PRESENTATION
    • Technik Presentation
    • Simulation
    • Feed back
  5. BODY LANGUAGE

SIMULASI DAN PRAKTEK AKAN DIREKAM DENGAN KAMERA UNTUK EVALUASI

Fee/Investasi :
Rp 2.500.000,-

Who should attend ?
Public

Course Leader :


AGUS NURDIN RASYAD, MBA. Phd

 

Master of Business Administration lulusan Jakarta Institute Managament Studies tahun 1999 yang memperoleh Doctor of Philosophy in Human Resource Management dari Berkeley International University (Overseas class Jakarta) tahun 2002.Telah mengikuti berbagai training di dalam dan di luar negeri. Tahun 1977 setelah menyelesaikan Pendidikan di TELKOM berkiprah di PT. TELKOM dengan berbagai peran dan jabatan, dengan jabatan terakhir sebagai Senior Instructor HRM & Leadership di Divisi Pelatihan PT. TELKOM, sebelum mengundurkan diri April tahun 2003. Saat ini menjadi trainer di beberapa institusi / perusahaan baik BUMN maupun swasta.

Telah mengajar berbagai kelas, berbagai tingkatan dan berbagai jenis pelatihan sesuai bidang studi yang dimilikinya dengan peserta latih dari berbagai institusi (PT Telkom, Lintas Artha, Telkomsel, Pertamina, Perhutani, Bank Nagari dan lain-lain).

INFO : www.binamanajemen.com

Categories: HR & Manpower
Tagged: ,

CREATIVE ACCOUNTING VS TAX PLANNING : Sebuah upaya melakukan penghematan pajak

August 21, 2008 · Leave a Comment

Kamis, 18-09-2008
Harris Hotel Tebet / The Park Lane Hotel Casablanca

: : BONUS ! ! FLASHDISK : :

Training Description :

Seorang akuntan sering memanfaatkan suatu peristiwa yang belum diatur atau belum memiliki ketetapan dalam standar akuntansi. Aktifitas ini sering disebut sebagai “Creative Accounting”. Namun dalam perkembangannya aktifitas “creative accounting” sering dikonotasikan negatif yang diawali dengan peristiwa manipulasi laporan keuangan yang dilakukan oleh Enron dan Worldcom. Sebenarnya “Creative Accounting” dibenarkan dan dilegalkan sepanjang tidak menyalahi standar akuntasi yang berlaku umum dan perusahaan dapat menerapkannya.

Workshop ini dirancang untuk membantu perusahaan memahami variasi teknik creative accounting yang merugikan dan menguntungkan. Materi yang akan dibahas dalam pelatihan ini adalah materi-materi yang terkait dengan creative accounting dan tax planning untuk dapat menunjang efisiensi dalam pengelolaan keuangan perusahaan sesuai dengan peraturan, standard dan prosedur yang ada.

Metode Pelatihan :

Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Outline :

  1. CREATIVE ACCOUNTING OVERVIEW
    • Financial Number Game In Financial Report
    • Jenis-Jenis Financial Number Game
    • Tujuan Akhir dari Financial Number Game
    • Mengapa Creative Accounting ?
    • Klasifikasi Creative Accounting
    • Mengapa Earnings Management ?
    • Tehnik Earnings Management
    • Efektivitas Earnings Management
  2. STRATEGI UMUM TAX PLANNING
    • Aspek-Aspek dalam Tax Planning
    • Identifikasi dan Solusi Permasalahan Dalam Tax Planning
  3. KORELASI TAX PLANNING TERHADAP CREATIVE ACCOUNTING
  4. STRATEGI DAN TEKNIK EFISIEN DALAM MENGHADAPI PEMERIKSANAAN
  5. STUDI KASUS

Fee/Investasi :

Rp 1.000.000,-

Course Leader :

PROFESSIONAL TAX TRAINER BMI TRAINING

Terdiri dari para professional trainer dan praktisi akuntansi dan perpajakan dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Berpengalaman menangani permasalahan akuntansi dan perpajakan di berbagai variasi industri baik di BUMN, perusahaan swasta nasional maupun MNC. Dan memiliki pemahaman yang kuat atas perubahan peraturan perpajakan dan peraturan yang masih berlaku.

INFO : www.binamanajemen.com

Categories: Taxation
Tagged: ,

Cost Reduction Strategy

August 14, 2008 · Leave a Comment

Kamis – Jumat, 18 – 19 September 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Harris Hotel Tebet/Ciputra Hotel

Bonus : Flashdisk 1 GB.

Workshop Description
Awal abad ke 21 ini, persaingan antar perusahaan semakin ketat. Sebab, liberalisasi, keterbukaan informasi dan revolusi teknologi membuat customer semakin mempunyai banyak pilihan terhadap produk yang dibutuhkannya. Kemampuan perusahaan untuk mengendalikan harga jual pun kini menjadi terbatas. Tidak lagi mudah bagi produsen mematok laba yang tinggi dengan menaikkan harga. Sebab harga yang tinggi membuat produk tersebut akan dijauhi oleh pembelinya. Pembeli akan lebih beralih ke produk yang berkualitas baik, namun berharga murah, serta mempunyai layanan purna jual cepat dan mudah.

Ironisnya, dengan kondisi pasar yang semakin sulit ini, manajemen justru dituntut untuk meningkatkan laba perusahaan. Tidak ada pilihan lain, bahwa tuntutan itu hanya bisa dilakukan jika perusahaan mampu menurunkan biaya (cost reduction) dan menghilangkan proses-proses yang tidak memberikan nilai tambah.

Namun, untuk sukses melakukannya tidaklah mudah. Dibutuhkan komitmen yang tinggi dari manajemen dan keterlibatan semua unsur dalam perusahaan. Tidak hanya bagian produksi, tapi juga bagian marketing, support produksi dan administrasi. Sehingga dalam konteks ini ego beberapa bagian yang merasa merekalah yang harus mendapatkan benefit tertinggi karena merasa paling berpengaruh bagi kelanjutan perusahaan menjadi tidak menemukan relevansinya.

Tujuan workshop ini adalah memberikan pengetahuan praktis kepada peserta agar :

  • Memahami filosofi konsep serta manfaat dari cost reduction
  • Memahami kondisi-kondisi yang dibutuhkan dalam penerapan cost reduction policy
  • Memahami metode-metode identifikasi non-added value proses, metode untuk peningkatan efektivitas dengan cost reduction
  • Mengetahui kendala-kendala dalam penerapan cost reduction
  • Mengetahui Best Practice dalam cost reduction

Outline

  1. Filosofi dan perkembangan konsep Cost Reduction, tantangan dan hambatan
  2. Kendala-kendala dalam penerapan cost reduction
  3. Syarat paling utama Cost Reduction : Komitment Management – The Leader bukan The Manager
  4. Reduction cost, Profit = Price – Cost, bukan Price = Cost + Profit
  5. Identifikasi proses-proses yang menaikkan biaya : pemborosan, ketidakseimbangan, dan kelebihan beban (Muda, Mura, Muri)
  6. Metode-metode melakukan dan analisis cost reduction :
    • Budgeting : filter awal pengendalian biaya
    • Risk management & Risk analysis
    • Standard cost dan Activity based costing/management (ABC/M)
    • Lean Manufacturing : Pull System, Heijunka, one piece flow, value stream mapping,
    • Six Sigma
    • Dll
  7. Kebijakan 5R/5S dan aplikasi dalam tempat kerja (gemba)
  8. Identifikasi dan pengendalian proses terhadap fraud (kecurangan)
  9. Perbaikan terus menerus (kaizen)
    • Perbedaan antara kaizen dan inovasi
    • Pembentukan gugus kendali mutu (QCC)
    • Kelompok belajar/improvement (Jishuken)
  10. Kegagalan-kegalan dalam penerapan Cost Reduction Program
  11. Keberlanjutan Cost Reduction Program
    • Review, Standardisasi dan pembuatan SOP
    • Membangun budaya Activity based Cost Reduction
  12. Best practice dalam Cost Reduction :
    • Cost reduction di Produksi
    • Cost Reduction di Quality Assurance
    • Cost reduction di Finance & Administrasi
    • Cost reduction di Marketing
    • Cost reduction di collection
    • Dll.

Investasi : Rp 2.500.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

Agus Hendri, SE, Ak
Praktisi manajemen akunting & keuangan serta manufacturing, Senior Chief Finance & Accounting PT Astra Otoparts, Tbk. Internal trainer cost accounting. Pembicara diberbagai universitas. Pernah bekerja di PT. Astra Agro Lestari, Tbk, “Kumala Hadi & Rekan” Public Accountant dan PT Astra Otoparts, Tbk.

Tim Praktisi dan Pengajar BMI Training
Praktisi Manajemen Perusahaan, Akunting dan keuangan dengan pengalaman lebih dari 15 tahun dan jabatan yang pernah dipegang antara lain sebagai, Operational Director, Finance Director, Financial Planning Manager, Finance and Accounting Manager, dan Accounting Manager.

Pernah bekerja di Nasional dan Multinasional terkemuka di Indonesia dan lulusan dari universitas terkemuka dari dalam dan luar negeri.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=11
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=11

Categories: Finance & Accounting
Tagged: ,

Lean Six Sigma Fundamental

August 14, 2008 · Leave a Comment

Sabtu, 13 September 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Harris Hotel Tebet/The Park Lane Hotel Casablanca

Bonus : Flashdisk 1 GB.

Workshop Description
Keberhasilan implementasi Six Sigma di Motorola, dan Lean Manufacture di Toyota, disertai dengan peningkatan bisnis kedua perusahaan dalam bisnis global, mengundang banyak perusahaan untuk mengaplikasikan salah satu, atau kedua topik tersebut dalam operational bisnis.

Perkawinan kedua formula dalam kegiatan operasional, merupakan strategi untuk menjadi yang terdepan dalam dua hal : peningkatan kualitas dan produktivitas. Peningkatan kedua parameter bisnis tersebut, akan membawa perusahaan pada level profit yang signifikan.

Maka, pelatihan Lean Six Sigma Fundamental, merupakan pijakan bagi para pelaku bisnis yang ingin memperbaiki kegiatan operational perusahaan.

SASARAN PROGRAM

  • Memahami konsep dan philosophy Lean
  • Memahami dan mampu mengaplikasikan 14 prinsip manajemen Toyota
  • Memahami visi Six Sigma
  • Mampu merancang program implementasi Lean Six Sigma

METODE WORKSHOP
Presentasi materi, diskusi, simulasi, role play, contoh-contoh nyata.

Outline

  • LEAN PHILOSOPHY
  • 14 PRINSIP MANAJEMEN TOYOTA
  • SIX SIGMA VISION
  • LEAN SIX SIGMA CONCEPT STRATEGI IMPLEMENTASI LEAN SIX SIGMA

Who should attend ?
General manager, Manager, Department Head, Supervisor, Section Head

Investasi : Rp 1.500.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

DUDUNG DUHARA, ST, SSMBB
Profesional konsultan yang memfokuskan diri pada bidang Productivity & Quality Management. Dudung pernah bekerja di Quality Assurance Department, PT. LG Innotek Indonesia – Quality Control Engineer, dan Konsultan Manajemen Kualitas dan Produktivitas pada PQM Consultants, Jakarta. Saat ini, selain sebagai associate consultant, juga menjadi Management Innovation Manager pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang chemical dan bio diesel. Dudung adalah lulusan dari Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional, Bandung, dan mendapatkan Certified Six Sigma Master Black Belt (SSMBB) dari International Quality Federation (IQF), Amerika Serikat. Untuk menambah wawasan pengetahuannya, Dudung pernah aktif sebagai Sekretaris Eksekutif pada Komunitas EDAS (Eksplorasi Dinamika & analisa Sosial), dan mengajar di Fakultas Teknik Universitas Islam “45” dan STT Mitra Karya Bekasi. Klien-klien yang telah ditanganinya antara lain : Pencil Lead Indonesia, Goodyear Indonesia, Cometa Can Indonesia, Gramedia Majalah, Sumitomo Electric Wintec Indonesia, DuPont Powder Coatings Indonesia, American Standard Indonesia, Yasulor Indonesia, Linfox Indonesia, Bumimulia Indah Lestari, Sumatera Prima Fibreboard, Indofarma, Bank Syariah Mandiri, Biotis Agrindo, Bank Mandiri, Indonesia Steel Tube Work, Danone Dairy Indonesia, Federal Nittan Indonesia, Actavis Indonesia, Trac Astra, Inter Aneka Kimia Lestari, Schneider Indonesia, Sanyo Prescision Batam, Eterindo Wahanatama, Saitama Stamping Indonesia.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=138
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=138

Categories: Operation & Production
Tagged: ,

Financial Control Management 2008

August 14, 2008 · Leave a Comment

Kamis – Jumat, 11 – 12 September 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Harris Hotel Tebet/The Park Lane Hotel Casablanca

Bonus : Flashdisk 1 GB.

Workshop Description
Perusahaan sukses pasti memiliki bidang pengawasan keuangan yang sangat kuat dan professional. Dengan berjalannya fungsi control yang efektif akan membantu perusahaan dalam pengawasan keuangan di perusahaan. Fungsi Control ini sangat penting bagi perusahaan, mengingat pengeluaran-pengeluaran yang tidak seharusnya mudah dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dengan program pengawasan yang ketat dan professional akan memiliki dampak yang produktif bagi perusahaan. Untuk itulah perusahaan harus memiliki konsep pengawasan keuangan yang baik dengan berbagai pendekatan dan program yang jelas ,sehinga dapat membantu dalam menaikkan kinerja perusahaan.

Tujuan & Manfaat Pelatihan

  1. Membekali peserta dengan konsep dan aplikasi financial management, risk management, risk asessment, dan internal control dalam konteks tugas dan tanggung-jawab financial controller.
  2. Meningkatkan apresiasi dan tanggung-jawab peserta terhadap peningkatan kinerja dan keberhasilan perusahaan secara umum.
  3. Memberi kesempatan kepada peserta untuk:
    • mendapatkan pemecahan masalah yang mungkin dihadapi berkaitan dengan topik bahasan
    • mereview kembali praktek manajemen yang digunakan selama ini apakah masih mungkin disempurnakan

Metode Pelatihan :
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Outline

  1. Day One
    • SESI I . FINANCIAL CONTROL MANAGEMENT AT A GLANCE (Introduction, Role and Goal)
    • Sesi 2 . INTERNAL CONTROL
      • Fungsi dan peran Internal Control di perusahaan.
      • Konsep internal control yang efektif.
      • Hambatan – hambatan dalam internal Control/Audit.
      • Langkah-langkah profesional seorang Internal Control
    • SESI 3. RISK MANAGEMENT DAN RISK ASSESSMENT
    • SESI 4. FINANCIAL PLANNING & BUDGETARY CONTROL
    • SESI 5. FINANCIAL ADVICE FOR MANAGEMENT
      • Konsep pembuatan laporan keuangan ke Top Manajemen.
      • Masalah-masalah keuangan apa saja yang perlu disampaikan ke Top Manajemen.
      • Kapan menyampaikan laporan dan bagaimana caranya.
  2. Day Two
    • SESI 6 . TREASURY AND CASHFLOW FORECASTING ANALISYS
      • Memahami konsep treasury perusahaan yang efektif.
      • Memahami cashflow forecasting.
      • Analisa Treasury dan cashflow perusahaan.
      • Langkah efektif dalam analisa cashflow forcasting.
    • SESI 7. WORKING CAPITAL MANAGEMENT
      • Memahami peran modal kerja bagi perusahaan.
      • Konsep mendapatkan working capital yang efektif dan efisien.
      • Tahap-tahap penyusunan working capital.
      • Analisa Working Capital Management yang efektif.
    • SESI 8. COST CONTROL & COST REDUCTION
    • SESI 9. CREATIVE ACCOUNTING
    • SESI 10. FINANCIAL CONTROLLER PERFORMANCE MANAGEMENT (TOLAK UKUR KINERJA FINANCIAL CONTROLLER)

Who should attend?

CEO, CFO, COO, Operations/Production Managers, Managers, Bankers, Staff, atau siapapun yang bertanggung jawab terhadap manajemen kas dan likuiditas keuangan perusahaan.

Who should attend?
CEO, CFO, COO, Operations/Production Managers, Managers, Bankers, Staff, atau siapapun yang bertanggung jawab terhadap manajemen kas dan likuiditas keuangan perusahaan.

Investasi :Rp 2.500.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

Ir. Slamet Afandi, MBA
Praktisi Manajemen Akunting dan keuangan serta manajemen perusahaan dengan jabatan yang pernah dipegang antara lain sebagai, Finance Director, Operational Director, Senior Manager dan Manager di beberapa perusahaan swasta nasional dan perusahaan konsultan. Aktif di Konsultan Management Asian Development Bank, Konsultan Management Inkindo dan merupakan Management Training Specialist di beberapa lembaga pelatihan.

Slamet afandi memperoleh gelar master of business administration dari IEU Institute of Management/Europan University majoring in Financial Controlling and Planning.

Tim Praktisi dan Pengajar BMI Training
Praktisi Manajemen Perusahaan, Akunting dan keuangan dengan pengalaman lebih dari 15 tahun dan jabatan yang pernah dipegang antara lain sebagai, Operational Director, Finance Director, Financial Planning Manager, Finance and Accounting Manager, dan Accounting Manager.

Pernah bekerja di Nasional dan Multinasional terkemuka di Indonesia dan lulusan dari universitas terkemuka dari dalam dan luar negeri.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=54
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=54

Categories: Finance & Accounting
Tagged:

High Competent Supervisor – A President at Mini Company

August 14, 2008 · Leave a Comment

Senin – Selasa, 8 – 9 September 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Harris Hotel Tebet/The Park Lane Hotel Casablanca

Bonus : Flashdisk.

Workshop Description
Dalam perkembangan dunia bisnis saat ini yang begitu ketat, menuntut para pelaku bisnis untuk melakukan banyak perubahan termasuk salah satunya adalah Supervisor.
Dalam perkembangan ini, Supervisor merupakan Front Line Manager yang merupakan Key-Player yang sangat penting dalam pencapaian sasaran perusahaan/organisasi.

Dalam skala kecil, Supervisor ibarat seorang Presiden bagi area-nya dimana tugasnya tidak hanya mengelola sumber daya dan memenuhi permintaan customer tetapi juga mencari sumber daya, mengembangkan team, membuat progress dari tugas yang dibebankan.

Maka sudah selayaknyalah jika seorang Presiden harus mempunyai Kompetensi dan Komitmen yang tinggi agar organisasi yang dipimpinya bisa sukses dan mendapat keutungan yang maksimal.

LEARNING OBJECTIVE
Dengan mengikuti Seminar ini, peserta akan :

  1. Mengenal peran, fungsi dan tanggung jawab seorang Supervisor dalam lingkungan Progressive Company
  2. Memahami skills apa saja yang harus dikuasai oleh seorang Supervisor dalam perannya sebagai President dalam Mini Company
  3. Memahami aktivitas harian/mingguan/bulanan dari seorang Supervisor

METODE PELATIHAN :
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Outline

  • DAY ONE : UNDERSTANDING MINI COMPANY CONCEPT AND SKILLS REGUIRED TO BE A PRESIDENT AT MINI COMPANY
    • Pada hari pertama ini peserta diajak untuk :
      • Mengenal kharakteristik perusahaan dengan pola Management Traditional dan perusahaan dengan pola Management Progressive.
      • Memahami apa yang dimaksud dengan konsep mini company dan kharakteristik apa saja yang dimilikinya.
      • Mempelajari Peran, Fungsi dan Tanggung jawabnya sebagai seorang Supervisor dalam perusahaan dengan pola Management Progressive.
      • Belajar mengenal skill apa saja yang harus dikuasai oleh seorang supervisor dalam perannya sebagai President di area yang menjadi tanggung jawabnya.
      • Mengembangkan Relationship Skill
      • Mengembangkan Communication Skill
  • DAY TWO : DEVELOPING FUNDAMENTAL SKILLS REQUIRED FOR A PRESIDENT OF MINI COMPANY
    • Pada hari kedua peserta diajak untuk :
      • Belajar memahami dasar-dasar Empowering , yang merupakan basic skill dalam mengembangkan potensi rekan kerja
      • Mempelajari Brainstorming – sebagai tools dalam mengembangkan ide
      • Mengenal Dasar-dasar bagaimana melakukan Meeting yang efektif dan produktif
      • Mempelajari Basic Problem Solving Approach
      • Mengembangkan teknik Team-Building yang merupakan skill paling mendasar dari seorang Presiden Mini Company.

Who Should Attend ?
Program ini tidak hanya cocok dihadiri oleh para Supervisor di divisi Manufaktur dan jasa, tetapi juga bisa digunakan sebagai momen untuk perluasan / peningkatan managerial skill dan wawasan para Superintendent ataupun Junior Manager

Investasi : Rp 2.950.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

Iwan Nova, MBA, CPIM
Pengalaman 17 tahun dalam bidang manufacturing beberapa perusahaan MNC seperti Mitsubishi Electric, Sony, Mattel, Pirelli Cables. Lulus dari ITB teknik elektro dan mendapatkan MBA dari Monash University, mendapatkan sertifikasi CPIM (Certified Production Inventory Management) yang dikeluarkan oleh APICS (American Production Inventory Control Society) pada tahun 2005. Pernah mengikuti berbagai short courses di manca negara seperti di Amerika, Malaysia, Jepang dan China. Ia telah men-deliver berbagai topik training dalam area operation management di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

Ir. Imanadi
Pengalaman 15 tahun dalam bidang manufacturing beberapa perusahaan MNC seperti AT&T, Pirelli Cables & Geomed. Lulus dari ITS Teknik Mesin. Ia telah memberikan beberapa topik training in house di beberapa perusahaan.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=111
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=111

Categories: HR & Manpower
Tagged: ,

CREATING SHOPFLOOR PRODUCTIVITY WITH 5S

August 14, 2008 · Leave a Comment

Kamis – Jumat, 4 – 5 September 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Harris Hotel Tebet/The Park Lane Hotel Casablanca

Bonus : Flashdisk.

Workshop Description
Salah satu kunci sukses perusahaan manufaktur Jepang dalam menciptakan keunggulan operasional adalah memanajemeni lingkungan kerja menjadi nilai tambah yang dikenal dengan istilah 5S. Lingkungan tempat kerja diartikan: Bagaimana tempat kerja dikelola dan bagaimana pekerja itu memelihara tempat kerjanya. Hal ini mencerminkan sikap karyawan terhadap pekerjaannya.

5S adalah singkatan dari Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke yang dapat diterjemahkan menjadi 5R, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Pada dasarnya 5S menyangkut kegiatan pengorganisasian tempat kerja dan kerumahtanggaan. Hal-hal ini berdampak langsung terhadap efisiensi, produktivitas, mutu dan keselamatan kerja.

Program 5S dipandang sebagai dasar dari segala program peningkatan mutu dan produktvfitas, sehingga pabrik mampu mencapai sasaran zero breakdown, zero defect, zero delay dan zero accident.

SASARAN PROGRAM

  • Memahami KAIZEN dan Falsafah Dibaliknya
  • Menyadari pentingnya Tempat Kerja (GEMBA)
  • Memahami Konsep 5S dan Manfaat Program 5S
  • Memahami Penerapan Konsep 5S di pabrik
  • Mempersiapkan langkah-langkah Implementasi program 5S di Perusahaan

METODE WORKSHOP
Ceramah, diskusi, dan latihan

Outline

  • KAIZEN (CONTINUOUS IMPROVEMENT) & KONSEP 5S, DEFINISI, AKTIVITAS DAN SASARAN
  • KONSEP 5S DAN PENERAPANNYA DI PABRIK: SEIRI-RINGKAS, SEITON-RAPI, SEISO-RESIK, SEIKETSU-RAWAT, SHITSUKE-RAJIN
  • PENERAPAN PROGRAM 5S DI PERUSAHAAN:
  • ORGANISASI DAN PERAN KARYAWAN
  • LANGKAH-LANGKAH PENERAPAN & ALAT-ALAT BANTU 5S
  • KUNCI SUKSES DI DALAM PENERAPAN PROGRAM 5S

Who should attend ?
General manager, Manager, Department Head, Supervisor, Section Head

Investasi : Rp 2.950.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

DUDUNG DUHARA, ST, SSMBB
Profesional konsultan yang memfokuskan diri pada bidang Productivity & Quality Management. Dudung pernah bekerja di Quality Assurance Department, PT. LG Innotek Indonesia – Quality Control Engineer, dan Konsultan Manajemen Kualitas dan Produktivitas pada PQM Consultants, Jakarta. Saat ini, selain sebagai associate consultant, juga menjadi Management Innovation Manager pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang chemical dan bio diesel. Dudung adalah lulusan dari Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional, Bandung, dan mendapatkan Certified Six Sigma Master Black Belt (SSMBB) dari International Quality Federation (IQF), Amerika Serikat. Untuk menambah wawasan pengetahuannya, Dudung pernah aktif sebagai Sekretaris Eksekutif pada Komunitas EDAS (Eksplorasi Dinamika & analisa Sosial), dan mengajar di Fakultas Teknik Universitas Islam “45” dan STT Mitra Karya Bekasi. Klien-klien yang telah ditanganinya antara lain : Pencil Lead Indonesia, Goodyear Indonesia, Cometa Can Indonesia, Gramedia Majalah, Sumitomo Electric Wintec Indonesia, DuPont Powder Coatings Indonesia, American Standard Indonesia, Yasulor Indonesia, Linfox Indonesia, Bumimulia Indah Lestari, Sumatera Prima Fibreboard, Indofarma, Bank Syariah Mandiri, Biotis Agrindo, Bank Mandiri, Indonesia Steel Tube Work, Danone Dairy Indonesia, Federal Nittan Indonesia, Actavis Indonesia, Trac Astra, Inter Aneka Kimia Lestari, Schneider Indonesia, Sanyo Prescision Batam, Eterindo Wahanatama, Saitama Stamping Indonesia.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=137
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=137

Categories: Operation & Production
Tagged: ,

CREDIT CONTROL, RECEIVABLE MANAGEMENT AND COLLECTION STRATEGY

August 14, 2008 · Leave a Comment

Selasa – Rabu, 2 – 3 September 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Harris Hotel Tebet/The Park Lane Hotel Casablanca

Bonus : Flashdisk.

Workshop Description
Berawal dari strategi manajemen resiko yang tidak cocok dan situasi bisnis yang tidak menentu menyebabkan perusahaan mengalami kerugian dalam penjualannya, terutama masalah penjualan kredit yang tidak tertagih. Saat ini banyak perusahaan menaruh perhatian yang besar terhadap permasalahan penjualan credit dan collection. Karena penjualan tinggi tidak akan berarti apa-apa apabila tidak dapat tertagih. Perusahaan dituntut untuk mampu menganalisa dengan baik calon pelanggan dan pelanggan tetap. Bagaimana karakternya dan sebagainya untuk meminimalisir kerugian atas penjualan yang tidak tertagih. Dengan pengelolaan yang lebih profesional atas permasalahan penjualan kredit dan penagihan akan meningkatkan kinerja keuangan secara signifikan pada akhirnya meningkatkan kinerja perusahaan. Training ini menggunakan metode pelatihan dengan memaparkan beragam praktek terbaik. Studi kasus dalam menyusun, mereview dan melaksanakan strategi penagihan. Difasilitasi instruktur yang memiliki pengalaman sebagai praktisi dan pengajar materi collection.

Metode Pelatihan :
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Outline

  1. CREDIT CONTROL :
    1. Analisa faktor resiko kredit, tingkat resiko dan exposure
    2. Credit Terms, Limit dan Scoring
    3. Pemetaan Karakteristik Pelanggan dan Kepentingan Strategi Perusahaan
    4. Analisa dengan Laporan Keuangan dan tanpa Laporan Keuangan
    5. Analisa Kualitatif
  2. RECEIVABLE MANAGEMENT
    1. Memahami prinsip dasar receivable management and collection
    2. Memahami permasalahan dalam pengelolaan receible
    3. Mengontrol dan Menganalisa Receivable
    4. Antisipasi Kecurangan dalam Receivable
  3. COLLECTION STRATEGY :
    1. Goals, Strategy dan Proses
    2. Keterkaitan antara Strategi Penjualan dan Penagihan
    3. Kebijakan dan Prosedur Penagihan
    4. Teknik-Teknik Penagihan (Telepon, Surat, dan Kunjungan)
    5. Aspek hukum
    6. Memahami Karakter Pelanggan
      • Tipe-Tipe Pelanggan
      • Teknik Menghadapi Berbagai Tipe Pelanggan
      • Teknik Menghadapi Pelanggan Nakal
    7. Langkah-Langkah Efektif dalam Penagihan dan Menghadapi Keberatan Pelanggan
    8. Model Pengukuran Kinerja
  4. NEGOTIATION SKILL :
    1. Dasar Negosiasi
    2. Persiapan dan Proses Negosiasi
    3. Komunikasi yang Efektif

Who should attend ?
Public

Investasi : Rp 2.500.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

Ir. Slamet Afandi, MBA
Praktisi Manajemen Akunting dan keuangan serta manajemen perusahaan dengan jabatan yang pernah dipegang antara lain sebagai, Finance Director, Operational Director, Senior Manager dan Manager di beberapa perusahaan swasta nasional dan perusahaan konsultan. Aktif di Konsultan Management Asian Development Bank, Konsultan Management Inkindo dan merupakan Management Training Specialist di beberapa lembaga pelatihan.

Slamet afandi memperoleh gelar master of business administration dari IEU Institute of Management/Europan University majoring in Financial Controlling and Planning.

Tim Praktisi dan Pengajar BMI Training
Praktisi Manajemen Perusahaan, Akunting dan keuangan dengan pengalaman lebih dari 15 tahun dan jabatan yang pernah dipegang antara lain sebagai, Operational Director, Finance Director, Financial Planning Manager, Finance and Accounting Manager, dan Accounting Manager.

Pernah bekerja di Nasional dan Multinasional terkemuka di Indonesia dan lulusan dari universitas terkemuka dari dalam dan luar negeri.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=134
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=134

Categories: Finance & Accounting
Tagged: ,

SIX SIGMA VISION : STRATEGY TO BUSINESS EXCELLENCE

August 14, 2008 · Leave a Comment

Sabtu, 30 Agustus 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Harris Hotel Tebet/The Park Lane Hotel Casablanca

Bonus : Flashdisk.

Workshop Description
Banyak perusahaan telah mengaplikasikan Six Sigma, namun tidak sedikit yang belum mendapatkan dampaknya secara signifikan. Sehingga kemudian, pihak manajemen mempertanyakan apa yang salah dalam implementasi Six Sigma.

Tak dapat dimungkiri, salah satu kunci sukses implementasi Six Sigma adalah Kepemimpinan Top Manajemen, Budaya Improvement, disamping infrastruktur yang menunjang implementasinya di perusahaan.

Six Sigma merupakan suatu pendekatan manajemen untuk menjadikan perusahaan excellence dengan tingkat mutu 3,4 defect dari satu juta kemungkinan. Pada intinya adalah mencapai “nearly perfection” sejalan dengan semakin meningkatnya tuntutan pelanggan. Penerapan Six Sigma di seluruh jajaran organisasi akan memberikan bottomline bagi perusahaan.

SASARAN PROGRAM

  • Memahami konsep Six Sigma dan mengapa perusahaan harus mengimplementasikan Six Sigma
  • Memahami Peran Top Manajemen dalam implementasi Six Sigma
  • Memahami hal-hal yang menunjang kesuksesan implementasi Six Sigma


METODE WORKSHOP

Ceramah, diskusi, dan latihan

Outline

  • KONSEP SIX SIGMA
  • MENGAPA PERLU SIX SIGMA
  • PERAN TOP MANAJEMEN
  • SIX SIGMA INFRASTRUKTUR
  • SIX SIGMA MANAGEMENT

Who should attend?
General manager, Manager, Department Head, Supervisor, Section Head

Investasi : Rp 1.500.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

DUDUNG DUHARA, ST, SSMBB
Profesional konsultan yang memfokuskan diri pada bidang Productivity & Quality Management. Dudung pernah bekerja di Quality Assurance Department, PT. LG Innotek Indonesia – Quality Control Engineer, dan Konsultan Manajemen Kualitas dan Produktivitas pada PQM Consultants, Jakarta. Saat ini, selain sebagai associate consultant, juga menjadi Management Innovation Manager pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang chemical dan bio diesel. Dudung adalah lulusan dari Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional, Bandung, dan mendapatkan Certified Six Sigma Master Black Belt (SSMBB) dari International Quality Federation (IQF), Amerika Serikat. Untuk menambah wawasan pengetahuannya, Dudung pernah aktif sebagai Sekretaris Eksekutif pada Komunitas EDAS (Eksplorasi Dinamika & analisa Sosial), dan mengajar di Fakultas Teknik Universitas Islam “45” dan STT Mitra Karya Bekasi. Klien-klien yang telah ditanganinya antara lain : Pencil Lead Indonesia, Goodyear Indonesia, Cometa Can Indonesia, Gramedia Majalah, Sumitomo Electric Wintec Indonesia, DuPont Powder Coatings Indonesia, American Standard Indonesia, Yasulor Indonesia, Linfox Indonesia, Bumimulia Indah Lestari, Sumatera Prima Fibreboard, Indofarma, Bank Syariah Mandiri, Biotis Agrindo, Bank Mandiri, Indonesia Steel Tube Work, Danone Dairy Indonesia, Federal Nittan Indonesia, Actavis Indonesia, Trac Astra, Inter Aneka Kimia Lestari, Schneider Indonesia, Sanyo Prescision Batam, Eterindo Wahanatama, Saitama Stamping Indonesia.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=129
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=129

Categories: Operation & Production
Tagged: ,

MEASURING & ACHIEVING REAL INVENTORY ACCURACY IN WAREHOUSE

August 14, 2008 · Leave a Comment

Sabtu, 30 Agustus 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Harris Hotel Tebet/The Park Lane Hotel Casablanca

Bonus : Flashdisk.

Workshop Description
Tingkat akurasi inventory (Inventory Record Accuracy) sangat penting dalam menjaga kepuasan pelanggan. Untuk mendapatkan IRA yang dapat dipercaya, perusahaan harus mengukur apakah inventorynya dapat menunjang kebutuhan customer, baik itu untuk kebutuhan master schedule maupun delivery finish good. Bisa saja tingkat IRA mencapai 99 % tapi tidak menjamin bahwa material / item penting tersedia untuk produksi. Pelatihan ini akan memberikan anda pengetahuan mengenai basic inventory management, inventory integrity, proses cycle counting yang akurat.

Metode Pelatihan :
Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan

Outline

  1. HOW WE CREATE MORE INVENTORY THAN WE NEED
  2. ON-HAND RECORD ACCURACY TOLERANCE GUIDELINES
  3. WHERE CYCLE COUNTING FITS IN THE BUSINESS PROCESS
  4. WHY HIGH ON-HAND BALANCE ACCURACY IS INSUFFICIENT TO RUN A BUSINESS
  5. TEN STEPS TO ACHIEVING TRUE INVENTORY INTEGRITY.
  6. IMPROVING YOUR CYCLE COUNTING PROCESS :
    • Measure inventory record accuracy in an environment with lot number/batch number control
    • Develop criteria for establishing cycle count tolerances
    • Adopt cycle count selection techniques that enhance inventory record accuracy
    • Identify the skills required to perform effective counts and investigations
    • Modify various cycle counting process parameters to enhance inventory record accuracy.

Who should attend ?
Material manager, Inventory planners, Buyer/planners, Master schedulers, Manufacturing cost managers, Purchasing managers, Supply chain managers

Investasi : Rp 1.500.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

IWAN NOVA, MBA, CPIM, CSCP
Pengalaman 17 tahun dalam bidang manufacturing beberapa perusahaan MNC seperti Mitsubishi Electric, Sony, Mattel, Pirelli Cables. Lulus dari ITB teknik elektro dan mendapatkan MBA dari Monash University, mendapatkan sertifikasi CPIM (Certified Production Inventory Management) dan CSCP (Certified Supply Chain Professional) yang dikeluarkan oleh APICS (American Production Inventory Control Society) pada tahun 2005. Pernah mengikuti berbagai short courses di manca negara seperti di Amerika, Malaysia, Jepang dan China. Ia telah men deliver berbagai topik training dalam area operation management di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=126
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=126

Categories: Operation & Production
Tagged: ,