MENGGUNAKAN PINTU DARURAT, PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DISAAT KRISIS

Workshop MENGGUNAKAN PINTU DARURAT, PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DISAAT KRISIS

Selasa – Rabu, 20 – 21 Januari 2009, pukul 09:00 – 16:30 WIB

Hotel Harris Tebet / The Park Lane Hotel Casablanca

Bonus : Flashdisk.


Workshop Description

Pemutusan Hubungan Kerja, PHK sering digambarkan suatu keadaan yang memaksa. Perusahaan terpaksa melakukan PHK. Pintu darurat terpaksa dipergunakan. Keadaan yang memaksa seperti keadaan ekomoni yang gonjang ganjing seperti sekarang. Usaha menjadi sulit dan kurang menentu. Sebaliknya, banyak kejadian yang sesungguhnya PHK tidak dalam keadaan terpaksa. Pekerja atau karyawan banyak yang mengundurkan diri dari perusahaan karena mendapatkan gaji atau posisi atau benefits yang lebih baik dari perusahaan lain. Pekerja berhenti. Hal demikian sebenarnya bukan inisiatif perusahaan. Tawaran kerja banyak diiklankan di media cetak juga media lain. Hal demikian juga membuka satu kesempatan untuk berkembangnya perusahaan dan pekerja.

Lokakarya ini akan memfokuskan bila perusahaan terpaksa harus melakukan PHK karena keadaan krisis ekonomi, perusahaan dijual dan pekerja melanggar aturan yang berat. Krisis ekonomi yang membawa atau menjadikan perusahaan mengalami kerugian terus menerus (2 tahun beturut-turut) perusahaan dapat menggunakan pintu darurat PHK. PHK karena terjadi perubahan kepemilikan dimana perusahaan dijual atau diambil alih oleh perusahaan lain. PHK kepada pekerja yang melakukan tidakan berupa kesalahan berat.

Proses yang ditempuh sering menganggu keharmonisan Hubungan Industrial diperusahaan bila tidak dilakukan dengan baik. Perlu strategi yang bagus agar hubungan industrial tetap terjaga.

Terus apa yang harus dilakukan perusahaan?

Perusahaan harus menyiapkan diri untuk berunding. Berunding mungkin bagi perusahaan sudah merupakan kejadian sehari-hari. Perusahaan berunding dengan konsumen untuk penetapan harga, waktu pengiriman produk atau pelaksanaan satu jasa, berunding untuk membuat keputusan bisnis dengan rekan usaha, dengan bank dan lain sebagainya. Pengalaman berunding yang dimiliki perusahaan merupakan modal besar. Namun berunding dengan SP /SB memiliki nuansa yang berbeda. Sangat jauh berbeda. Mereka ada di dalam perusahaan. Sedangkan yang digambarkan diawal yang dihadapi dalam perundingan berada di luar perusahaan.

Bagi pekerja berunding boleh jadi merupakan pengalaman pertama, sekalipun sewaktu menandatangani surat hubungan kerja / surat kontrak kerja juga mungkin ada perundingan dengan pihak perusahaan. Posisi mereka sangat lemah, karena mereka membutuhkan pekerjaan atau mudahnya khawatir tidak diterima bekerja. Karena kekurangpengalaman, kekurangmampuan menyampaikan argumentasi dalam berunding, sering terjadi dan terlihat bahwa modal pekerja hanya POKOKe. Apapun argumen dari perusahaan dijawab POKOKe ini.

Workshop ini akan membahas ABC penyusunan PKB dan mengendalikan perundingan PKB/KKB dengan bijak dan berhasil optimal.

Sasaran Pelatihan :

  1. Perusahaan dapat melakukan metoda yang cocok untuk melakukan PHK sebagai satu satunya pintu darurat karena krisis.
  2. Perusahaan apabila melakukan PHK hubungan Industrial tidak terganggu keharmonisannya
  3. Peserta akan mendapatkan pengetahuan berbagai proses PHK

Metode Pelatihan :

Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan

Course Outline

  • Hubungan Kerja dan Hubungan Industrial
  • Koridor proses PHK
  • Review sekilas atas Undang-Undang, Peraturan Pemerintah dan Perjanjian Kerja Bersama
  • Sebab-sebab keberhasilan dan kegagalan melaksanakan PHK
  • Stakeholders perusahaan
  • Peran dan harapan stakeholders
  • Pandangan Pekerja, Serikat Pekerja/Serikat Buruh terhadap PHK
  • PHK awal sebuah karir dan bukan kiamat bagi pekerja
  • Jurus-jurus jitu PHK dan Studi Kasus

Who should attend?

Public

Investasi

 

  • Rp 2.950.000,-
  • Rp 2.750.000,- (Early Bird) untuk pembayaran sebelum tanggal 12 Januari 2009
  • Rp 5.200.000,- untuk pendaftaran group 2 orang peserta

 

Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

Saifudin Bachrun

Saifudin Bachrun got academic for Chemical Analysis of Department of Industry Republic of Indonesia Bogor. He also graduated from Institute of Industrial Management Department of Industry Republic of Indonesia. He also one of founder of Indonesian Industrial Relation Association.

Mr. Saifudin has more 25 years experience in Personnel Management, Human Resources Department and Industrial Relations area. Working in various positions with multinational companies such as: PT. Amoco Mitsui, PT.MATTEL Indonesia, PT.CABOT Indonesia, PT. Maxus Southeast Sumatra, oil company as Head of HR Planning and Development.

He received many reward from companies such as: Mattell Inc. CEO (Head Quarter at El Segundo, California, USA) on Crisis Management, the Best Cabot Worldwide Employee Role Model from Cabot CEO, Boston, USA.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=176

Pendafataran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=176

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s