“Semua Beban Perusahaan Naik, Produktivitas Belum, Ancang – ancang PHK?” Pelaksanaan PHK Yang Efektif Tanpa Konflik

Rabu – Kamis, 18 – 19 Juni 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Hotel Harris Tebet / The Park Lane Hotel Casablanca

Bonus : Flashdisk.

Workshop Description
UU Ketenagakerjaan direncanakan akan melakukan revisi yang prosesnya sampai saat ini masih terus berlangsung. Untuk saat ini, mengenai ketentuan-ketentuan dalam ketenagakerjaan mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang lama, yaitu UU No.13 Tahun 2003.

Dimana dalam UU tersebut terdapat pembahasan mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang acapkali membuat perusahaan sering kali mengalami kesulitan dalam melakukan penentuan kebijakan PHK. Hal ini disebabkan sering kali kebijakan PHK diartikan sebagai kebijakan yang tidak memperhatikan karyawan. Selain itu masalah PHK ini berkaitan dengan banyaknya pihak dan faktor yang berkepentingan dengan kebijakan tersebut. Selain pihak pekerja, Disnaker, bahkan serikat pekerja eksternal juga berkepentingan.

Pada dasarnya kebijakan PHK oleh perusahaan tidak serta merta merupakan kebijakan yang merugikan karyawan. Namun pada saat kondisi tertentu, terdapat pula beberapa perusahaan yang memang menyalahi aturan yang berlaku. Permasalahan PHK ini sebenarnya dapat dilihat dari 2 konteks yaitu konteks pemahaman yang baik terhadap regulasi dan konteks modern management (pengelolaan) dalam kebijakan PHK tersebut (managerial). Dua hal tersebut di atas sangat penting untuk menghindari perselisihan yang dapat merugikan bagi kedua belah pihak, baik perusahaan maupun pihak pekerja.

Workshop ini sangat bermanfaat bagi perusahaan karena akan dibahas bagaimana pengelolaan PHK pekerja mulai dari pre-termination, exit interview, hingga post – action termination.

Selain itu, workshop ini akan membahas secara mendalam mengenai peraturan yang berlaku serta praktek dan pengalaman para praktisi dalam menyelesaikan PHK, disampaikan oleh para instruktur yang menguasai di bidangnya. Sehingga diharapkan dengan pemahaman yang utuh, proses kebijakan PHK yang diberlakukan memuaskan semua pihak.

Manfaat yang Anda Peroleh?
Manfaat yang akan diperoleh para peserta dalam mengikuti Pelatihan ini adalah;

  1. Update regulasi mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK)
  2. Memahami secara kompehensif pemutusan konsep hubungan kerja (PHK) berdasarkan undang-undang
  3. Memahami bagaimana melakukan manajemen PHK yang efektif dan efisien.
  4. Melakukan PHK sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  5. Mendapatkan informasi terbaru tentang masalah-masalah yang sering dihadapi perusahaan dalam PHK.

Outline

  1. MANAJEMEN PHK: KONSEP & IMPLEMENTASI
    1. a. Ketentuan dalam konsep manajemen PHK
    2. Pedoman dalam PHK dan kesalahan – kesalahan yang terjadi dalam kebijakan PHK
    3. Program pra PHK dan langkah – langkah dalam melakukan PHK
    4. Formulasi program pensiun dini dan program pengunduran diri
    5. Perhitungan dalam pembayaran pesangon, take home pay, program jamsostek, dll
    6. Bentuk wawancara dalam PHK karyawan
    7. Permasalahan – permasalahan dalam dokumen dan susunan dalam paket PHK
    8. Kebijakan terbaru dan perencanaan paska PHK
  2. PEDOMAN PELAKSANAAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA MENURUT UU
    1. Dasar hukum PHK yang sesuai dengan UU
    2. Prosedur yang harus dilakukan sebelum penetapan PHK oleh perusahaan
    3. Hak dan kewajiban perusahaan dan karyawan dalam proses PHK
    4. Etika dalam PHK
    5. Kriteria yang termasuk kesalahan berat dalam PHK
  3. PENGEMBANGAN PROGRAM JAMSOSTEK DALAM PERLINDUNGAN PEKERJA YANG DI PHK
    1. Kebijakan dan peraturan yang berlaku dalam perlindungan pekerja yang di PHK
    2. PT JAMSOSTEK sebagai salah satu badan penyelenggara Jaminan Sistem Tenaga Kerja
    3. Wacana mengenai pemberlakuan Peraturan Pemerintah tentang pembayaran pesangon pekerja yang di PHK melalui PT JAMSOSTEK
    4. Dan lain-lain
  4. MANAJEMEN PROSES PHK – LEGAL PERSPECTIVE
    1. Dasar hukum yang dibutuhkan dalam pemecatan dan prosedur pengajuan PHK ke Disnaker
    2. Uang penghargaan masa kerja
    3. Hak Serikat Pekerja & Urgensitas PP / PKB dalam Proses PHK
  5. MASALAH-MASALAH PHK & PENGUNDURAN DIRI DAN CARA PENYELESAIANNYA ANTARA PIHAK PERUSAHAAN & KARYAWAN
    1. Pemecahan masalah dengan negosiasi win-win atau pengadilan, mana yang lebih baik?
    2. Kesalahan-kesalahan perusahaan dalam proses penyelesaian PHK dengan penyelesaian antara perusahaan dan pekerja.
    3. Studi kasus
  6. MASALAH-MASALAH PHK DAN CARA PENYELESAIANNYA DITINGKATAN DISNAKER, P4D/P4P DAN PENGADILAN
    1. Material hukum yang diperlukan dalam penyelesaian PHK yang melibatkan pihak ketiga.
    2. Kesalahan-kesalahan perusahaan dalam proses penyelesaian PHK yang melibatkan pihak ketiga
    3. Studi kasus

Who Should Attend ?
HR / Personal Director, HR / Personal Manager, HR Professional, Corporate Counsel / Pengacara, staf legal, perusahaan konsultan (hukum, bisnis, HR, dan tenaga kerja) serta para praktisi HR.

Investasi : Rp 3.00.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

Saifudin Bachrun
Saifudin Bachrun got academic for Chemical Analysis of Department of Industry Republic of Indonesia Bogor. He also graduated from Institute of Industrial Management Department of Industry Republic of Indonesia. He also one of founder of Indonesian Industrial Relation Association.

Mr. Saifudin has more 25 years experience in Personnel Management, Human Resources Department and Industrial Relations area. Working in various positions with multinational companies such as: PT. Amoco Mitsui, PT.MATTEL Indonesia, PT.CABOT Indonesia, PT. Maxus Southeast Sumatra, oil company as Head of HR Planning and Development.

He received many reward from companies such as: Mattell Inc. CEO (Head Quarter at El Segundo, California, USA) on Crisis Management, the Best Cabot Worldwide Employee Role Model from Cabot CEO, Boston, USA.

I Wayan Nedeng, SH
Konsultan ketenagakerjaan di beberapa perusahaan dan lembaga pelatihan termasuk CHR dengan pengalaman sebagai Anggota Tim Asistensi Menakertrans (Ketua Pokja Hukum dan Perundangan-undangan). Sebelum pensiun beliau adalah mantan pejabat dilingkungan Depnakertrans, antara lain pernah menjabat sebagai Kepala Subdit Perjanjian Kerja, Kepala Subdit Penyelesaian Perselisihan Industrial Pada Perusahaan Swasta, KUPT ( Wakil Kakanwil) Depnaker Prop Kalimantan Barat, Kepala Kepaniteraan Panitia Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Pusat (P4P), Direktur Persyaratan Kerja, Direktur Syarat Kerja, Pengupahan dan Jaminan Sosial serta Ketua Panitia Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Pusat (P4P).

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=50
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=50

2 responses to ““Semua Beban Perusahaan Naik, Produktivitas Belum, Ancang – ancang PHK?” Pelaksanaan PHK Yang Efektif Tanpa Konflik

  1. Salam sejahtera. Saya mau nanya..apakah pekerja polisikan 3 oknum management karna dipaksa ngaku pencuri bisa dikatakan pelanggaran berat dgn ancaman PHK tanpa pesangon.padahal sdh kerja 11 tahun.thanx.

  2. Bagian 2. Kasus ini sdh dimediasi oleh Disnakertrans kab.Badung-Bali. Dan hasil kesimpulan serta keputusan: sikaryawan tdk terbukti melakukan kesalahan yg di kategorikan pelanggaran berat. Tapi Pihak hotel ajukan gugatan ke PHI DENPASAR.utk minta penetapan PHK TANPA PESANGON. utk perlu diketahui salah satu oknum mgmnt selaku chief of security telah P.19 di kejaksaan Negeri Dps. Dan sialnya si manager personalia sedang menjabat hakim ad hoc perburuhan. Yg mencuri ternyata anak training perempuan yg masih ada hbgn kera bat dgn Exec. Housekeeper. Mrk 3 kegerahan karna sempat di panggil pihak berwajib. Mohon saran pembaca. Krn tgl. 26 sept. 08. Putusan hakim. Bisa menjawab ke email. dhar2arema@gmail.com. Thanx.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s